Kamis, 30 Apr 2026
LidahRakyat | Aspirasi, Berani dan Aksi
Polres TTU Gelar Panen Jagung Simbolis, Dukung Ketahanan Pangan Nasional 2026
Gotong Royong Aparat Negara dan Masyarakat
Penulis: Oktovianus Arkyan Masan, S.Fil
Peristiwa - 30 Apr 2026 - Views: 146
image empty
dok.lidahrakyat.com/Koka Masan
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres TTU diwakili oleh Kabag SDM Polres TTU. Turut hadir pula Kapolsek Insana, perwakilan Camat Insana Tengah, Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Insana Tengah, Bhabinkamtibmas Desa Letmafo, Babinsa Desa Letmafo, serta anggota Kelompok Tani Moin Fe’u sebagai mitra utama dalam pengelolaan lahan pertanian. Kamis (30/4/2026). (Dok : Koka Masan // Lidah Rakyat)

LIDAHRAKYAT.COM–TIMOR TENGAH UTARA,— Kepolisian Resor Timor Tengah Utara (Polres TTU) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Salah satu wujud nyata komitmen tersebut ditunjukkan melalui kegiatan panen jagung simbolis yang dilaksanakan pada Kamis, 30 April 2026, di Desa Letmafo, Kecamatan Insana Tengah, Kabupaten TTU.

Kegiatan yang dimulai pukul 10.30 Wita ini merupakan hasil kolaborasi antara Polres TTU, Kelompok Tani Moin Fe’u, serta Dinas Pertanian Kabupaten TTU. Panen simbolis ini menjadi bagian dari program Polri dalam mendukung sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama ketahanan pangan nasional.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres TTU diwakili oleh Kabag SDM Polres TTU. Turut hadir pula Kapolsek Insana, perwakilan Camat Insana Tengah, Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Insana Tengah, Bhabinkamtibmas Desa Letmafo, Babinsa Desa Letmafo, serta anggota Kelompok Tani Moin Fe’u sebagai mitra utama dalam pengelolaan lahan pertanian.

Lahan jagung yang dipanen dalam kegiatan ini seluas 28 are. Berdasarkan taksasi dari Dinas Pertanian Kabupaten TTU, hasil panen diperkirakan mencapai kurang lebih 910 kilogram. Hasil tersebut menjadi indikator positif dari sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam mengelola sektor pertanian secara produktif.

Dalam sambutannya, Kabag SDM Polres TTU, AKP I Wayan Guna menyampaikan bahwa pelaksanaan panen dilakukan lebih awal dari jadwal panen raya. Hal ini disebabkan oleh kondisi cuaca yang cenderung hujan serta kondisi tanaman jagung yang telah melewati masa panen optimal. Jika tidak segera dipanen, dikhawatirkan jagung akan mengalami kerusakan akibat serangan hama dan pembusukan yang dapat berujung pada gagal panen.

“Panen ini kita lakukan lebih awal sebagai langkah antisipatif agar hasil pertanian tidak mengalami kerugian yang lebih besar. Ini juga menjadi bentuk kepedulian Polres TTU terhadap kesejahteraan petani,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan panen jagung secara simbolis yang dilakukan bersama oleh para tamu undangan dan kelompok tani. Kegiatan ini mencerminkan kebersamaan dan semangat gotong royong antara aparat negara dan masyarakat dalam membangun sektor pertanian yang berkelanjutan.

Usai panen simbolis, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah serta santap siang bersama. Suasana kebersamaan tampak hangat, mempererat hubungan antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat tani.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 12.15 Wita dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan panen, tetapi juga wujud nyata sinergitas lintas sektor dalam mendukung program nasional.

Melalui kegiatan ini, Polres TTU menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung pembangunan, khususnya di bidang ketahanan pangan.

Dengan semangat “bekerja dengan baik, bekerja dengan hati, dan bekerja dengan bijak”, Polres TTU diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam menciptakan kemandirian pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara.