LIDAHRAKYAT.COM---KEFAMENANU,--- Wakil Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Kamilus Elu, SH, bersama keluarga besar Rumah Jabatan 02 melaksanakan kegiatan penanaman anakan pohon tahap II pada Senin (23/3/2026). Kegiatan ini berlangsung di kawasan jalur Sabuk Merah, tepatnya di wilayah Kobe hingga Bukit Cinta, Desa Tasifnifu, Kecamatan Mutis, yang dikenal sebagai daerah rawan longsor.
Penanaman yang meliputi pohon kapok, mangga, dan nangka ini menjadi bagian dari upaya nyata pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat struktur tanah di sepanjang jalur strategis tersebut. Kehadiran vegetasi diharapkan mampu mengurangi potensi longsor yang kerap mengancam akses transportasi masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen bersama dalam merawat jalur Sabuk Merah yang kini telah memberikan dampak signifikan bagi mobilitas warga. Jika sebelumnya perjalanan dari Kefamenanu menuju Mutis memakan waktu hingga enam jam, kini dapat ditempuh dalam waktu sekitar dua jam berkat pembangunan jalur tersebut.
Wabup Kamilus menegaskan bahwa keberadaan infrastruktur yang baik harus diimbangi dengan kesadaran kolektif untuk menjaga dan merawatnya. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut ambil bagian dalam menjaga kelestarian jalur Sabuk Merah agar tetap aman dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
" Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut ambil bagian dalam menjaga kelestarian jalur Sabuk Merah agar tetap aman dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang" tegas Kamilus
Pemerintah daerah Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur, berharap kegiatan penghijauan ini dapat dilakukan secara berkelanjutan oleh masyarakat setempat. Langkah tersebut dinilai penting untuk meminimalisasi risiko bencana alam, khususnya longsor, sekaligus memastikan keberlangsungan akses transportasi yang menjadi urat nadi perekonomian di wilayah tersebut.
2 hrs ago
3.23K
141