LIDAHRAKYAT.COM – MCorp resmi membuka rangkaian ANTAM Presents The 14th Annual Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW 2026) melalui konferensi pers yang digelar Rabu (29/4) di Philip Kotler Theater Class, MarkPlus Main Campus, Jakarta. Mengusung tema "Jakarta, The Global City: Inclusive, Creative, & Collaboration," ajang tahunan ini menargetkan lebih dari 400.000 pengunjung lintas generasi selama lima hari penyelenggaraan pada 6-10 Mei 2026. Event yang kini memasuki hari keduanya ini menjadi bagian dari upaya strategis mendorong transformasi Jakarta menjadi kota global yang berdaya saing tinggi.
Hermawan Kartajaya, Founder & Chair MCorp, menegaskan bahwa identitas Jakarta sebagai kota global harus berakar pada keberagaman yang inklusif. Menurutnya, karakter Jakarta yang "gado-gado" dengan keberagaman suku, agama, dan latar belakang justru menjadi kekuatan utama dalam membangun daya saing global.
"Prinsip utama kota global adalah tidak boleh ada yang merasa ditinggalkan, dan tidak ada yang merasa diistimewakan. Jakarta harus menjadi kota yang inklusif, kreatif, dan tumbuh lewat kolaborasi lintas sektor," tegas Hermawan.
Founder & Chair MCorp, Hermawan nama yang biasa disapa juga menyoroti pentingnya kolaborasi strategis lintas kota di tingkat global, termasuk melalui kerja sama sister city seperti antara Jakarta dan Shenzhen, sebagai upaya memperkuat konektivitas ekonomi dan inovasi. Kepemimpinan yang mampu bekerja efektif secara "senyap" namun tetap selaras dengan pemerintah pusat, menurutnya, menjadi kunci percepatan pembangunan infrastruktur dan diplomasi ekonomi.
Melengkapi ekosistem tersebut, aspek ekonomi dan investasi turut berperan dalam memperkuat posisi Jakarta sebagai bagian dari jaringan kota global. M. Adityo Kusumowardhono, Precious Metal Commercial Division Head PT Aneka Tambang (Persero) Tbk selaku Title Partner JAKMW 2026, menyampaikan bahwa emas kini tidak hanya dipandang sebagai komoditas, tetapi sebagai bagian dari ekosistem investasi yang semakin inklusif.
"Kami ingin menghadirkan akses investasi yang lebih luas melalui ekosistem emas yang terintegrasi, dari tambang hingga ke tangan konsumen, sekaligus memperkuat konektivitas dengan pasar global," ujar Adityo.
Ekosistem terintegrasi tersebut diatas memberikan ruang untuk masyarakat memiliki peluang lebih besar, berpartisipasi dalam pasar investasi yang terhubung secara global. Dari sisi utilitas, kualitas layanan dasar menjadi fondasi penting dalam memastikan kehidupan masyarakat yang sehat dan berkelanjutan. Irene Putri, Vice President Commercial & Marketing PAM JAYA, menekankan bahwa air minum layak merupakan indikator krusial dalam mendukung kualitas hidup di kota global.
"Kota global bukan hanya tentang infrastruktur megah, tetapi juga kualitas masyarakatnya. Air minum yang layak menjadi salah satu syarat penting, dan kami terus berinovasi untuk memastikan kualitas tersebut," jelas Irene.
PAM JAYA tidak hanya berfokus pada peningkatan infrastruktur, tetapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan yang lebih relevan, termasuk mendorong gaya hidup sehat dan kolaborasi berbasis komunitas. Dari sisi konektivitas, integrasi antara infrastruktur fisik dan teknologi digital menjadi kunci dalam menciptakan mobilitas yang efisien dan berkelanjutan. Lisye Octaviana, Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, menjelaskan bahwa transformasi digital dilakukan untuk meningkatkan pengalaman perjalanan masyarakat.
"Kami menghadirkan Travoy sebagai asisten digital perjalanan dengan berbagai fitur, mulai dari pemantauan kondisi jalan secara real-time hingga informasi kebutuhan perjalanan pengguna," ucap Lisye.
Pemanfaatan data dan teknologi ini diharapkan dapat membantu pengguna merencanakan perjalanan secara lebih efisien, sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keselamatan di jalan tol. Dari perspektif pendidikan, pengembangan talenta kreatif menjadi elemen penting dalam membangun kota global yang dinamis dan berdaya saing. Faradyzka Aurora Kencana, Deputy Head of Student Talent Management Centre (STMC) LSPR Institute of Communication, menekankan pentingnya mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki daya adaptasi tinggi terhadap perubahan global.
"Jakarta sebagai kota global membutuhkan talenta-talenta muda yang kreatif, inovatif, dan siap berkolaborasi lintas budaya. Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan ekosistem pendidikan yang mendukung lahirnya para pemimpin masa depan," ujar Faradyzka.
Faradyzka menambahkan bahwa kolaborasi antara institusi pendidikan, industri, dan pemerintah menjadi kunci dalam menciptakan talenta yang relevan dengan kebutuhan pasar global, sekaligus mampu membawa nilai-nilai lokal ke panggung internasional. JAKMW 2026 yang berlangsung hingga 10 Mei mendatang menghadirkan berbagai rangkaian acara, termasuk seminar, workshop, pameran, dan kompetisi yang melibatkan pelaku industri, akademisi, pemerintah, dan masyarakat umum. Dengan kolaborasi lintas sektor dan partisipasi masif dari berbagai pemangku kepentingan, JAKMW 2026 diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam mempercepat transformasi Jakarta menuju kota global yang inklusif, kreatif, dan kolaboratif.
3.23K
141