LIDAHRAKYAT.COM— KEFAMENANU,— Undangan laga persahabatan dari Pemerintah Kabupaten Malaka disambut antusias oleh Sekolah Bola Biinmafo (SBB) Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara. Bagi manajemen tim, momentum ini bukan sekadar pertandingan, melainkan ruang belajar yang membuka peluang bagi pemain muda untuk berkembang lebih jauh.
Manajer SBB Biinmafo, Aryanto Fahik, menilai kepercayaan yang diberikan menjadi sinyal positif terhadap eksistensi pembinaan sepak bola usia dini di daerah. Ia menyebut, kesempatan ini sekaligus menjadi ajang pembuktian bahwa talenta dari TTU mampu bersaing di level regional.
Undangan tersebut datang langsung dari Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran (SBS), bersama jajaran Askab PSSI Malaka yang dipimpin Adrianus Bria Seran, serta tim PS Malaka sebagai tuan rumah. Kolaborasi ini mencerminkan komitmen bersama dalam mendorong kemajuan sepak bola di wilayah perbatasan. Dalam jamuan makan malam di rumah jabatan Bupati Malaka di Haitimuk, Minggu (22/3/2026), suasana hangat terasa kental. Pertemuan itu tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang bertukar gagasan tentang masa depan pembinaan olahraga di daerah.
Aryanto mengakui, pengalaman yang dirasakan timnya selama berada di Malaka jauh melampaui perkiraan awal. Sambutan yang terbuka serta perhatian terhadap kebutuhan tim tamu menjadi kesan kuat yang membekas bagi seluruh rombongan. Ia menambahkan, dukungan fasilitas dan penyelenggaraan yang baik memberi energi baru bagi manajemen untuk terus serius membina pemain muda di Kefamenanu. Baginya, investasi pada pembinaan usia dini adalah fondasi utama bagi lahirnya pemain berkualitas di masa depan.
Lebih dari sekadar skor pertandingan, Aryanto menekankan pentingnya nilai persahabatan yang terbangun. Laga uji tanding, kata dia, adalah sarana membentuk mental, mengasah kemampuan teknis, sekaligus memperluas jejaring antar daerah.
Menutup pernyataannya, ia menitipkan pesan sederhana namun bermakna bagi para pemain: kemenangan bukan alasan untuk berpuas diri, dan kekalahan bukan akhir dari segalanya. Setiap pertandingan adalah proses, dan dari proses itulah lahir pemain-pemain yang siap menghadapi tantangan lebih besar di masa depan.
3.17K
141