Senin, 11 May 2026
LidahRakyat | Aspirasi, Berani dan Aksi
Askab PSSI TTU Temukan 117 Talenta Muda dari Seleksi Terbuka di 24 Kecamatan
Seleksi PSKN
Penulis: Oktavianus Arkyan Masan, S.Fil
Peristiwa - 11 May 2026 - Views: 331
image empty
Dok.lidahrakyat.com, Foto/Koka Masan
Ketua Askab PSSI TTU, Solaiman K. Tusi atau yang akrab disapa Iman Tusi, menyampaikan bahwa Askab PSSI TTU melakukan terobosan baru melalui pelaksanaan open seleksi pemain sepak bola di 24 kecamatan yang ada di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). ( Dok : Istimewa)

LIDAHRAKYAT.COM — TIMOR TENGAH UTARA, — Ketua Askab PSSI TTU, Solaiman K. Tusi atau yang akrab disapa Iman Tusi, menyampaikan bahwa Askab PSSI TTU melakukan terobosan baru melalui pelaksanaan open seleksi pemain sepak bola di 24 kecamatan yang ada di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Dalam keterangan persnya bersama media ini pada Senin (11/5/2026), Iman Tusi menjelaskan bahwa proses seleksi tersebut telah dimulai sejak 9 Mei 2026 dengan sistem pembagian wilayah menjadi 12 titik atau 12 klaster seleksi.

“Seleksi ini merupakan langkah baru yang dilakukan Askab PSSI TTU untuk memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh anak muda berbakat di daerah. Dari 24 kecamatan, kami bagi menjadi 12 klaster dan titik terakhir kemarin berlangsung di Stadion RTP Wini,” ungkapnya.

Ia mengatakan, proses seleksi yang dilakukan tim pencari bakat berjalan cukup ketat dan kompetitif. Dari seluruh peserta yang mengikuti tahapan seleksi awal, tim akhirnya menetapkan sebanyak 117 pemain dinyatakan lolos untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.

“Dari hasil seleksi di 12 klaster tersebut, kami menemukan banyak bakat-bakat terpendam yang selama ini belum terlihat. Total pemain yang dinyatakan lolos sebanyak 117 orang,” tegas Iman Tusi.

Menurutnya, seluruh pemain yang lolos nantinya akan kembali mengikuti seleksi akhir di tingkat kabupaten untuk memperebutkan posisi inti tim yang akan dibentuk oleh Askab PSSI TTU.

Ia menegaskan bahwa persaingan pada tahap akhir dipastikan berlangsung sengit, mengingat hanya 23 pemain terbaik yang akan dipilih dari total 117 peserta yang lolos.

“Saya berharap semua pemain tetap menjaga kesehatan, disiplin berlatih, dan mempersiapkan diri dengan baik. Karena dari 117 pemain ini, nantinya hanya akan dipilih 23 pemain terbaik,” katanya.

Iman Tusi juga memastikan bahwa proses seleksi dilakukan secara profesional dan objektif tanpa adanya intervensi dalam bentuk apa pun. Penilaian sepenuhnya didasarkan pada kualitas dan kemampuan pemain di lapangan.

“Keputusan yang lolos tidak ada kaitannya dengan suku, ras, maupun agama. Yang kami lihat murni kualitas dan kemampuan terbaik dari para pemain,” pungkasnya.