Senin, 20 Apr 2026
LidahRakyat | Aspirasi, Berani dan Aksi
Plt. Kadis Pertanian Kab TTU Jadi Narasumber Pertanian Eko Enzim Bagi Petani TTS dan Timor Leste di Soe
Pertanian Ramah Lingkungan
Penulis: Meja Redaksi Lidah Rakyat
Lingkungan - 12 Jun 2025 - Views: 608
image empty
Dok.Lidahrakayat.com
Foto Bersama Plt. Kadis Pertanian TTU Charles Malelak (Merah), dan Manejer PLAN Timor LesteAlex Santos (Biru) Selesai Pelatihan Eko Enzim

LIDAHRAKYAT.COM - Komitmen untuk memperkuat kerja sama regional di bidang pertanian organik dan pelestarian lingkungan terus diwujudkan dalam bentuk aksi nyata. Salah satunya adalah kegiatan pelatihan pembuatan pupuk organik Eko Enzim yang dilaksanakan pada Kamis, 12 Juni 2025, bertempat di Desa Oenlasi, Kabupaten Timor Tengah Selatan. Pelatihan ini dipandu langsung oleh Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Charles Malelak, dan diikuti oleh staf PLAN Internasional Timor Leste. Kegiatan lintas negara ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia di sektor pertanian berkelanjutan, khususnya dalam penggunaan bahan-bahan alami yang mendukung ketahanan pangan serta pelestarian lingkungan hidup.

Dalam sesi pelatihan, Charles Malelak menyampaikan materi secara rinci, mulai dari pemilihan bahan dasar, proses fermentasi, hingga teknik dan dosis pemakaian Eko Enzim yang tepat. Ia juga mengulas manfaat luas Eko Enzim, tidak hanya sebagai pupuk organik untuk tanaman, tetapi juga sebagai pembersih limbah rumah tangga, pengusir hama alami, dan penguat kualitas tanah serta udara.

“Eko Enzim bukan hanya solusi pertanian, tetapi juga solusi ekologis yang terjangkau dan bermanfaat besar bagi manusia dan lingkungan. Ini adalah teknologi rakyat yang bisa diterapkan di rumah tangga maupun kebun,” jelas Charles kepada peserta pelatihan.

Kegiatan ini mendapat respon positif dari peserta. Alex Santos, Manajer PLAN Internasional Timor Leste, menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan kerendahan hati Charles Malelak dalam membagikan ilmu.

“Kami dari PLAN Timor Leste sangat berterima kasih kepada Bapak Charles Malelak dan Pemerintah Kabupaten TTU. Ini adalah ilmu yang sangat bermanfaat dan akan kami terapkan dalam program pemberdayaan masyarakat di negara kami. Semoga kerja sama seperti ini terus berlanjut,” ujar Alex kepada wartawan lidahrakyat.com.

Hal senada disampaikan juga oleh salah satu staf peserta pelatihan, Moses Cardoso, yang mengungkapkan rasa terima kasihnya atas pengetahuan baru yang diperoleh.

“Saya sangat bersyukur bisa mengikuti pelatihan ini. Pengetahuan tentang Eko Enzim sangat berguna, dan saya berkomitmen untuk menerapkan ilmu ini ketika kembali ke Timor Leste. Kami akan mulai memperkenalkan metode ini kepada masyarakat di sana,” ujar Moses antusias.

Kegiatan tersebut diatas menjadi awal dari kerja sama lanjutan antara kedua pihak. Dalam rencana tindak lanjut, akan dilaksanakan simulasi langsung pembuatan Eko Enzim di Lopo Eko Enzim NTT yang terletak di Kefamenanu, Kabupaten TTU. Kegiatan ini akan menjadi ajang praktik bersama sekaligus mempererat hubungan kolaboratif lintas batas dalam mengembangkan teknologi ramah lingkungan. Pelatihan ini tidak hanya memperkuat hubungan antarlembaga, tetapi juga menyampaikan pesan kuat bahwa upaya pelestarian lingkungan dan pembangunan pertanian organik adalah tanggung jawab bersama yang dapat dimulai dari hal-hal kecil dan sederhana seperti memanfaatkan limbah dapur menjadi pupuk bernilai tinggi.

Kegiatan ini diharapkan menjadi pemicu semangat baru bagi petani, pegiat lingkungan, serta lembaga pemberdayaan di perbatasan Indonesia–Timor Leste untuk bersama-sama membangun masa depan pertanian yang lebih hijau dan berkelanjutan. (Roman)