Senin, 06 Jul 2026
LidahRakyat | Aspirasi, Berani dan Aksi
Pemkab TTU Bertemu Kemenkes RI, Bahas Perkembangan Penanganan Kasus Meninggalnya dr. Elisa Princila Utama Pakaenoni
Koordinasi dengan Kemenkes RI, Pemkab TTU Tegaskan Komitmen Jaga Pelayanan Kesehatan dan Dukung Proses Hukum.
Penulis: Oktovianus Arkyan Masan, S.Fil
Peristiwa - 05 Jul 2026 - Views: 11
image empty
dok.lidahrakyat.com/Koka Masan
Bupati TTU bersama jajaran Kemenkes RI membahas penanganan kasus dr. Elisa Princila Utama Pakaenoni serta penguatan pelayanan kesehatan di Kabupaten TTU, di Kupang, Selasa (30/6/2026). ( Dokumentasi : Istimewa )

LIDAHRAKYAT.COM — KUPANG,— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Timor Tengah Utara (TTU) menggelar pertemuan dengan Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia beserta jajaran di Kupang, Selasa (30/6/2026). Pertemuan tersebut difokuskan pada pembahasan perkembangan penanganan kasus meninggalnya almarhumah dr. Elisa Princila Utama Pakaenoni atau yang akrab disapa dr. Icha.

Bupati Timor Tengah Utara hadir langsung dalam agenda tersebut dengan didampingi Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, Direktur RSUD Kefamenanu, serta sejumlah pejabat terkait di lingkungan pemerintah daerah.

Pertemuan itu digelar sebagai bentuk koordinasi antara pemerintah daerah dan Kementerian Kesehatan dalam menyikapi perkembangan kasus yang menjadi perhatian publik, sekaligus memastikan pelayanan kesehatan di Kabupaten TTU tetap berjalan dengan baik.

Dalam forum tersebut, Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo memaparkan berbagai langkah yang telah dilakukan pemerintah daerah sejak kasus tersebut mencuat, termasuk koordinasi lintas sektor guna menjaga stabilitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Selain membahas pelayanan kesehatan, pertemuan juga menyoroti perkembangan proses penyelidikan yang saat ini sedang ditangani oleh aparat penegak hukum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten TTU menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat penegak hukum yang berwenang.

Menurut Bupati, pemerintah daerah berkomitmen untuk tidak membiarkan proses hukum mengganggu pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Karena itu, berbagai langkah antisipatif terus dilakukan agar pelayanan di fasilitas kesehatan tetap berjalan secara optimal.

Ia juga menekankan bahwa masyarakat harus tetap memperoleh pelayanan kesehatan yang aman, cepat, dan berkualitas di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah daerah.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati menyampaikan komitmen Pemkab TTU untuk terus memperkuat perlindungan bagi seluruh tenaga kesehatan yang bertugas di wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara.

Langkah tersebut dilakukan melalui penguatan koordinasi, peningkatan rasa aman, serta penciptaan lingkungan kerja yang nyaman sehingga tenaga kesehatan dapat menjalankan tugas pengabdian secara profesional.

Pemerintah Kabupaten TTU berharap dukungan dari Kementerian Kesehatan RI terus berlanjut, baik dalam aspek penguatan sumber daya manusia kesehatan maupun peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di daerah.

Melalui pertemuan tersebut, Pemkab TTU menegaskan komitmennya untuk mengawal pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal, memberikan perlindungan kepada tenaga kesehatan, serta mendukung proses penegakan hukum agar berlangsung secara objektif, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku. (*)

 

Editor : Oktovianus Arkyan Masan, S Fil