Minggu, 15 Mar 2026
LidahRakyat | Aspirasi, Berani dan Aksi
SMP Negeri Wini Komitmen Implementasikan Pembelajaran Mendalam
Implementasi Pembelajaran Mendalam
Penulis: Meja Redaksi Lidah Rakyat
Peristiwa - 27 Feb 2026 - Views: 114
image empty
Dokumen Pribadi
Kepala SMP Negeri Wini, Engelbertus Nipu, S.Pd , saat membuka kegiatan

LIDAHRAKYAT.COM- SMP Negeri Wini menunjukkan komitmen kuat dalam mengimplementasikan pendekatan Pembelajaran Mendalam melalui kegiatan sosialisasi pengimbasan kepada seluruh guru, yang dilaksanakan pada Kamis (26/02/2026).

Kegiatan ini menghadirkan para narasumber internal sekolah, yakni Ermalinda Sako, S.Pd, Fransiska Kolo Ramu, S.Pd, Berndeta Lim, S.Pd, dan Beatrix Kolo, S.Pd. Keempatnya merupakan guru-guru yang telah mengikuti workshop Pembelajaran Mendalam pada bulan Januari lalu dan mendapatkan materi langsung dari Fasilitator Pembelajaran Mendalam Daerah.

Kepala SMP Negeri Wini, Engelbertus Nipu, yang secara resmi membuka kegiatan tersebut, menegaskan bahwa implementasi Pembelajaran Mendalam bukan sekadar mengikuti kebijakan, tetapi menjadi kebutuhan dalam meningkatkan mutu pembelajaran.

“Pembelajaran Mendalam bukan sekadar metode baru, tetapi sebuah cara pandang dalam membangun pembelajaran yang bermakna. Saya berharap seluruh guru di SMP Negeri Wini berkomitmen menerapkannya secara konsisten agar siswa tidak hanya tahu, tetapi benar-benar memahami dan mampu mengaplikasikan pengetahuannya,” tegas Engelbertus 

Ia juga menambahkan:

“Sekolah harus menjadi ruang belajar yang reflektif dan kolaboratif. Melalui pengimbasan ini, saya yakin semangat belajar para guru akan semakin kuat demi kemajuan peserta didik kita.”

Sementara itu, perwakilan narasumber, Ermalinda Sako, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak sekolah atas kepercayaan yang diberikan.

“Kami bersyukur dan berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan sekolah kepada kami untuk membagikan kembali ilmu yang telah kami peroleh dari fasilitator daerah. Ini bukan tentang siapa yang paling tahu, tetapi bagaimana kita tumbuh dan belajar bersama,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa implementasi Pembelajaran Mendalam menuntut perubahan paradigma dalam merancang pembelajaran.

“Pembelajaran Mendalam mendorong kita untuk merancang pembelajaran yang menantang siswa berpikir kritis, berkolaborasi, dan merefleksikan proses belajarnya.”

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh guru SMP Negeri Wini yang mengikuti dengan tertib dan penuh antusiasme. Diskusi yang berlangsung menunjukkan semangat kolaboratif dan kesiapan bersama untuk bertransformasi.

Salah satu guru peserta, Aryance P. T. Kolo, S.Pd, mengungkapkan kesannya terhadap kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini sangat membuka wawasan kami sebagai guru. Saya semakin memahami bahwa pembelajaran mendalam membutuhkan perencanaan yang matang dan keberanian untuk mencoba strategi baru di kelas,” tuturnya.

Ia juga berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan.

“Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut agar kami semakin siap menghadirkan pembelajaran yang benar-benar berdampak bagi siswa.”

Melalui kegiatan ini, SMP Negeri Wini semakin menegaskan diri sebagai satuan pendidikan yang adaptif dan siap bertransformasi dalam menghadirkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik serta membangun kompetensi abad ke-21.(Red)