Jumat, 05 Jun 2026
LidahRakyat | Aspirasi, Berani dan Aksi
MBG Tapenpah Mulai Berjalan, Layani 1.062 Penerima Manfaat di Kecamatan Insana!
MBG Memberikan Manfaat Bagi Ribuan Penerima.
Penulis: Oktovianus Arkyan Masan, S.Fil
Peristiwa - 05 Jun 2026 - Views: 228
image empty
Dok.lidahrakyat.com, foto/Koka Masan
Keterangan Foto : Kepala Dapur MBG Timor Tengah Utara Insana Tapenpah, Marianus Asa (Dok : Koka Masan // Lidah Rakyat)

LIDAHRAKYAT.COM – TAPENPAH,— Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Tapenpah, Kecamatan Insana, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), resmi mulai berjalan dan memberikan manfaat bagi ribuan penerima. Kehadiran dapur MBG tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Dalam jumpa pers yang berlangsung di Dapur MBG Tapenpah pada Jumat (5/6/2026), Pimpinan Dapur MBG Tapenpah, Marianus Asa, yang akrab disapa Rio, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas hadirnya program tersebut di wilayah Kecamatan Insana.

“Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, karena telah menghadirkan dapur MBG di Kecamatan Insana yang berlokasi di Desa Tapenpah. Ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi masyarakat untuk memperoleh manfaat dari program pemenuhan gizi yang berkualitas,” ujar Rio kepada media ini, Jumat, (5/6/2026) siang.

Rio menjelaskan bahwa Dapur MBG Tapenpah mulai beroperasi sejak 2 Juni 2026. Meski baru berjalan selama tiga hari, seluruh tim relawan telah bekerja maksimal untuk memastikan program tersebut dapat menjangkau seluruh penerima manfaat sesuai target yang telah ditetapkan.

Menurutnya, jumlah penerima manfaat yang saat ini dilayani mencapai 1.062 jiwa. Mereka terdiri dari peserta didik pada berbagai jenjang pendidikan serta kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus dalam pemenuhan kebutuhan gizi sehari-hari.

Penerima manfaat tersebut tersebar di sejumlah satuan pendidikan, yakni SDN Nesam, SDN Oeliurai, SMPN Santa Maria Bitauni, dan SMKS Santo Pius X Bitauni. Selain itu, program juga menjangkau kelompok Balita, Ibu Hamil, dan Ibu Menyusui (B3) yang terdata melalui layanan posyandu di wilayah setempat.

Rio menegaskan bahwa kehadiran dapur MBG bukan hanya sekadar menyalurkan makanan bergizi, tetapi juga menjadi bentuk nyata perhatian negara terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Ia berharap manfaat program tersebut dapat dirasakan secara langsung oleh seluruh penerima.

“Kami berharap kehadiran MBG Tapenpah benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat. Semoga makanan yang disalurkan dapat membantu meningkatkan kesehatan dan mendukung tumbuh kembang anak-anak serta kesejahteraan para ibu dan balita,” katanya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh relawan yang selama ini bekerja di dapur MBG. Menurutnya, dedikasi, ketulusan, dan rasa tanggung jawab para relawan menjadi kunci utama keberhasilan pelaksanaan program di lapangan.

Perlu diketahui, Dapur MBG Tapenpah saat ini didukung oleh 50 orang relawan yang setiap hari bekerja dengan penuh semangat dan pengabdian. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, pengelola, dan para relawan, program MBG diharapkan terus berjalan secara berkelanjutan serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan gizi dan masa depan generasi muda di Kabupaten Timor Tengah Utara.

 

Editor : Oktovianus Arkyan Masan, S.Fil