LIDAHRAKYAT COM—KEFAMENANU,— Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) bersiap menyambut peringatan Hari Kartini dengan semarak kegiatan yang sarat makna. Berbagai lomba kreatif hingga dialog publik berbasis perempuan akan digelar sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan emansipasi perempuan di Indonesia.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 25 April, bertempat di Balai Biinmaffo. Momentum ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga ruang aktualisasi bagi perempuan dan generasi muda untuk menunjukkan potensi dan kreativitas mereka.
Peringatan Hari Kartini di TTU menghadirkan beragam jenis kegiatan yang menarik dan inklusif. Mulai dari lomba fashion bertema Kartini, lomba dance modern untuk anak sekolah, hingga lomba tenun kreasi yang mengangkat kearifan lokal.
Lomba fashion dibagi dalam tiga kategori usia, yakni kategori A untuk usia 4 hingga 11 tahun, kategori B untuk usia 12 hingga 17 tahun, serta kategori C untuk usia 18 tahun ke atas atau ibu-ibu. Peserta dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp50.000.
Sementara itu, lomba dance modern diperuntukkan bagi anak sekolah dengan biaya pendaftaran Rp150.000. Kegiatan ini diharapkan mampu menyalurkan bakat seni generasi muda sekaligus memperkuat rasa percaya diri mereka.
Tidak kalah menarik, lomba tenun kreasi menjadi wadah bagi para perempuan untuk menampilkan keterampilan tradisional yang diwariskan secara turun-temurun. Tenun sebagai identitas budaya lokal diangkat kembali dalam nuansa kompetisi yang inovatif.
Selain perlombaan, panitia juga menggelar dialog publik berbasis perempuan. Forum ini menjadi ruang bertukar gagasan dalam membangun masa depan yang setara dan berdaya bagi perempuan, sekaligus memperkuat peran mereka dalam pembangunan daerah.
Panitia menyediakan berbagai hadiah menarik bagi para pemenang, mulai dari uang tunai, piala, hingga piagam penghargaan. Hal ini diharapkan dapat memotivasi peserta untuk berpartisipasi secara maksimal.
Sejumlah kontak person telah disiapkan untuk memudahkan masyarakat dalam memperoleh informasi dan melakukan pendaftaran. Antusiasme masyarakat diharapkan tinggi mengingat kegiatan ini terbuka untuk berbagai kalangan.
Melalui rangkaian kegiatan ini, semangat Hari Kartini di TTU diharapkan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi penggerak nyata dalam mendorong perempuan yang tangguh, kreatif, dan berdaya. Sejalan dengan semangat yang diusung, “Perempuan Hebat, TTU Maju,” peringatan ini menjadi simbol optimisme menuju masa depan yang lebih inklusif.
3.20K
141