Kompetisi perdana di TTU dorong budaya inovasi pelayanan publik, ekonomi desa, dan Kesehatan
LIDAHRAKYAT.COM– Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT, melalui Badan Perencanaan, Riset dan Inovasi Daerah menggelar Kompetisi Inovasi Daerah 2026 “PESONA TTU” dengan tema “Membangun TTU dengan Inovasi”. Ini kali pertama kompetisi digelar sebagai wadah perangkat daerah, perguruan tinggi, dan pemangku kepentingan menghadirkan gagasan kreatif yang berdampak langsung ke masyarakat.
Penyerahan penghargaan dilakukan pada Minggu 1/6/2026, bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila. Hadir Yoseph Falentinus Delasalle Kebo bersama Kamillus Elu selaku Plh Sekda TTU, Ketua DPRD TTU, Dandim 1618/TTU, dan perwakilan Polres TTU.
Setelah melewati seleksi administrasi, presentasi, dan penilaian tim juri independen, dewan juri menilai inovasi berdasarkan kreativitas, manfaat, keberlanjutan, dan potensi pengembangan.
Juara I diraih Dinas Kesehatan Kabupaten TTU lewat inovasi “Si Montok di Lobby”. Juri menilai inovasi itu menghadirkan terobosan pelayanan efektif dan manfaat nyata bagi masyarakat.
Juara II disabet Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Timor melalui “Transformasi Lentera BUMDes”. Inovasi ini dinilai menawarkan konsep penguatan ekonomi desa lewat pengembangan BUMDes yang berorientasi kemandirian dan pemberdayaan masyarakat.
Juara III jatuh ke Puskesmas Bitefa dengan inovasi “Beta Simpati Bantu Konjak”. Program ini diapresiasi karena pendekatan pelayanan inovatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.
Untuk kategori khusus, penghargaan Inovasi Terfavorit diberikan ke Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Timor lewat “Transisi Tuanakaf”. Video Inovasi Terbaik diraih BKPSDMD Kabupaten TTU melalui “BKPSDMD SIAP” yang dinilai berhasil mengemas ide dan implementasi inovasi secara menarik dan informatif.
Apresiasi khusus diberikan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten TTU melalui inovasi “Sulat Manekat” atas terobosan pelayanan administrasi kependudukan yang lebih dekat dengan kebutuhan warga.
Pemerintah Kabupaten TTU berharap PESONA TTU menjadi agenda tahunan yang menumbuhkan budaya inovasi. Melalui kolaborasi seluruh elemen, inovasi diharapkan tidak berhenti di kompetisi, tetapi menjadi cara kerja baru untuk pelayanan publik berkualitas, pemerintahan adaptif, dan pembangunan TTU yang berdaya saing.