LIDAHRAKYAT.COM- Wakil Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Kamillus Elu, S.H., menegaskan bahwa Gereja Katolik memiliki peran strategis tidak hanya sebagai pendamping spiritual umat, tetapi juga sebagai mitra moral dan kemanusiaan dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis. Hal tersebut disampaikan Wabup Kamillus dalam sambutannya pada Perayaan Ekaristi Pentahbisan Imam Baru Ordo Saudara Dina Konventual (OFMConv) yang berlangsung di Gereja Paroki Santo Antonius Padua Sasi, Kefamenanu, Selasa (28/1/2026).
Dalam kesempatan itu, Kamillus Elu berharap para imam yang baru ditahbiskan mampu menjadi gembala yang hadir secara nyata di tengah umat. Menurutnya, kehadiran imam tidak hanya dibutuhkan di altar, tetapi juga di ruang-ruang sosial masyarakat sebagai pembawa damai, perawat persaudaraan, serta penumbuh nilai-nilai kemanusiaan yang berakar pada kasih dan keadilan. Ia juga menyampaikan doa dan harapan agar peristiwa pentahbisan ini menjadi berkat yang meluas, tidak hanya bagi Gereja Katolik, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Kabupaten TTU.
“Semoga pelayanan para imam baru mampu memperkuat harmoni sosial dan mendukung pembangunan nilai-nilai kemanusiaan di daerah ini,” ujarnya.
Perayaan Ekaristi Pentahbisan Imam Baru OFMConv., berlangsung khidmat dan penuh sukacita iman. Misa pentahbisan dipimpin langsung oleh Uskup Atambua, Mgr. Dominikus Saku, Pr. serta dihadiri para imam, biarawan-biarawati, umat, dan tamu undangan dari berbagai kalangan. Adapun tiga imam yang menerima tahbisan suci pada perayaan tersebut yakni RD. Mauritz Dicki Nubatonis, OFMConv, RD. Joseph Agung Bathara Sembiring, OFMConv, dan RD. Nikolaus Rufinus Nahampun, OFMConv. Pentahbisan ini menjadi momentum syukur sekaligus harapan baru bagi perjalanan Gereja dan penguatan kehidupan iman umat di Kabupaten Timor Tengah Utara.(Koka Masan)
3.09K
141