Kamis, 23 Apr 2026
LidahRakyat | Aspirasi, Berani dan Aksi
Pemkab TTU Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Pastikan Program Sosial Tepat Sasaran
Program Pembangunan Daerah
Penulis: Oktovianus Arkyan Masan, S.Fil
Peristiwa - 23 Apr 2026 - Views: 155
image empty
dok.lidahrakyat.com/Koka Masan
Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur, menginisiasi Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektor sebagai upaya memperkuat pelaksanaan program-program prioritas daerah pada hari Rabu (22/4/2026). (Dok : Istimewa).

LIDAHRAKYAT.COM—KEFAMENANU,— Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur, menginisiasi Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektor sebagai upaya memperkuat pelaksanaan program-program prioritas daerah. Rabu (22/4/2026).

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh kebijakan berjalan selaras dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Dalam forum tersebut, sejumlah agenda strategis menjadi fokus pembahasan, di antaranya pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (JSK), pemberian santunan duka bagi warga kurang mampu, serta peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan desa dan layanan administrasi kependudukan.

Kegiatan ini terselenggara melalui sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan Cabang Belu Atambua bersama berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemkab TTU, seperti Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Sosial, Dinas PMD, Inspektorat Daerah, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Rakor turut dihadiri oleh seluruh camat serta perwakilan pemerintah desa dan kelurahan se-Kabupaten TTU. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi bagian penting dalam menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi hingga ke tingkat akar rumput.

Bupati Timor Tengah Utara, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, memimpin langsung jalannya rapat koordinasi tersebut. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memastikan program pemerintah berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Rakor ini menjadi momentum untuk menyatukan langkah dan komitmen kita bersama agar setiap program yang dijalankan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan,” ujar Bupati Falen dalam arahannya.

“Pemerintah daerah berkomitmen memastikan seluruh program strategis ini berjalan efektif, tepat sasaran, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa program-program sosial seperti jaminan ketenagakerjaan dan bantuan duka harus dikelola secara transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat, khususnya kelompok rentan.

“Kami tidak ingin ada program yang hanya berhenti di atas kertas. Implementasi di lapangan harus kuat, terukur, dan diawasi bersama,” lanjutnya.

Selain itu, pelayanan administrasi kependudukan juga menjadi perhatian serius dalam rakor tersebut. Pemerintah daerah mendorong percepatan layanan agar masyarakat dapat mengakses dokumen kependudukan secara mudah dan cepat.

“Peran camat, desa, dan seluruh perangkat daerah sangat penting dalam memastikan pelayanan publik, khususnya administrasi kependudukan, dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat,” ujarnya.

Di sektor pemerintahan desa, penguatan kapasitas aparatur desa dan sistem pengawasan menjadi poin penting yang dibahas. Langkah ini dinilai strategis untuk memastikan tata kelola pemerintahan desa berjalan sesuai aturan.

“Melalui rakor ini, kita perkuat koordinasi lintas sektor agar tidak ada lagi tumpang tindih kebijakan maupun kelemahan dalam pengawasan,” tambahnya.

Rakor lintas sektor ini juga menjadi forum evaluasi terhadap berbagai program yang telah berjalan, sekaligus merumuskan langkah-langkah perbaikan ke depan agar lebih efektif dan berdampak luas.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten TTU berharap terbangun koordinasi yang solid, pengawasan yang lebih optimal, serta kolaborasi yang berkelanjutan antarinstansi, sehingga seluruh program strategis daerah dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.