Selasa, 28 Jul 2026
LidahRakyat | Aspirasi, Berani dan Aksi
Komuni Pertama 160 Anak di Paroki Kiupukan, Pastor Yos: Pendidikan Iman Dimulai dari Keluarga
Perayaan Komuni Pertama berlangsung khidmat di Gereja Paroki Kiupukan.
Penulis: Oktovianus Arkyan Masan, S.Fil
Peristiwa - 28 Jul 2026 - Views: 23
image empty
dok.lidahrakyat.com/Koka Masan
Keterangan Foto : Sebanyak 160 peserta dari delapan Sekolah Dasar mengikuti penerimaan Sakramen Komuni Pertama Gelombang I di Gereja Santa Maria Mediatrix Omnium Gratiarum Kiupukan, Selasa (28/7/2026), dengan pesan kuat agar orang tua dan guru terus mendampingi pertumbuhan iman anak. (Dokumentasi : Koka Masan // Lidah Rakyat)

LIDAHRAKYAT.COM — KEFAMENANU,— Sebanyak 160 anak menerima Sakramen Komuni Pertama Gelombang I dalam Perayaan Ekaristi yang digelar di Gereja Santa Maria Mediatrix Omnium Gratiarum Kiupukan, Dekenat Kefamenanu, Keuskupan Atambua, Selasa (28/7/2026). Para peserta berasal dari delapan Sekolah Dasar (SD) yang berada di wilayah Paroki Kiupukan.

Delapan sekolah yang mengikuti penerimaan Komuni Pertama tersebut yakni SDN Besin, SDN Ekafallo, SDK Besnaen, SDN Peutana, SDK Kiupukan I, SDK Kiupukan II, SDN Nispukan, dan SDN Nesam. Seluruh peserta telah mengikuti pembinaan iman dan pendampingan sebagai persiapan menerima Sakramen Ekaristi untuk pertama kalinya.

Perayaan Ekaristi dimulai sekitar pukul 09.00 WITA dan berlangsung hingga pukul 12.00 WITA. Suasana ibadah berlangsung khidmat dengan dihadiri para orang tua, guru, serta umat yang turut memberikan dukungan kepada anak-anak yang menerima sakramen untuk pertama kalinya.

Misa dipimpin oleh Pastor Pembantu Paroki Kiupukan, Rm. Yos Meak, Pr didampingi seorang Diakon. Prosesi liturgi berjalan lancar dengan penuh kekhusyukan, menandai salah satu tahapan penting dalam perjalanan hidup menggereja anak-anak Katolik.

Dalam homilinya, Rm. Yos mengajak seluruh umat untuk meneladani kasih Kristus kepada anak-anak. Ia mengutip sabda Tuhan Yesus, "Biarkanlah anak-anak datang kepada-Ku," sebagai pengingat bahwa setiap anak memiliki tempat istimewa dalam kehidupan Gereja.

Menurutnya, penerimaan Komuni Pertama bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari perjalanan iman yang harus terus dipelihara melalui doa, pendampingan keluarga, dan keterlibatan aktif dalam kehidupan menggereja.

Rm. Yos juga memberikan penegasan kepada para orang tua agar tidak berhenti mendampingi anak-anak setelah menerima Komuni Pertama. Ia menekankan bahwa keluarga merupakan sekolah iman pertama yang berperan besar dalam membentuk karakter dan kehidupan rohani anak.

Selain kepada orang tua, pesan serupa disampaikan kepada para guru. Mereka diharapkan terus membimbing peserta didik dengan nilai-nilai Kristiani, sehingga pertumbuhan iman berjalan seiring dengan perkembangan pengetahuan dan kepribadian anak.

Perayaan Komuni Pertama Gelombang I ini menjadi momentum penting bagi Paroki Kiupukan dalam membina generasi muda Gereja. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, anak-anak diharapkan semakin mencintai Ekaristi dan aktif menghayati iman Katolik dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan terlaksananya penerimaan Komuni Pertama bagi 160 peserta dari delapan sekolah tersebut, Paroki Santa Maria Mediatrix Omnium Gratiarum Kiupukan kembali menegaskan komitmennya untuk membangun kehidupan iman umat sejak usia dini melalui pendidikan, pendampingan, dan perayaan sakramen yang menjadi fondasi kehidupan Kristiani. (*)

 

Editor : Oktovianus Arkyan Masan, S.Fil