LIDAHRAKYAT.COM- Dinas Pertanian Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar pertemuan persiapan untuk Event Peserta Pangan Lokal dan Budaya 2025 yang akan datang. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Dinas Pertanian Provinsi NTT, Jalan PM, Kelurahan Oebobo, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Jumat (25/07/2025)
Pertemuan dipimpin oleh Koordinator Pengolahan dan Pemasaran Sarana dan Pengolahan Hasil Pertanian, Juliyyanto Nixson Mooy, S.Pt., yang menekankan pentingnya sinergi dan komitmen semua pihak untuk mendukung suksesnya event yang bertujuan memperkenalkan kekayaan pangan lokal dan budaya NTT ke publik yang lebih luas.
Dalam arahannya, Juliyyanto menegaskan bahwa Event Pangan Lokal dan Budaya 2025 bukan hanya menjadi ajang promosi produk, tetapi juga momentum edukatif untuk mengangkat nilai-nilai tradisi dan kemandirian pangan daerah.
“Pangan lokal adalah wajah sejati daerah kita. Melalui event ini, kita ingin menunjukkan kepada publik bahwa NTT kaya akan hasil tani dan budaya yang unik. Tapi untuk itu, kita butuh kerja sama yang serius, dari petani sampai pelaku usaha, dari pemerintah sampai komunitas,” jelasnya
Ia menambahkan bahwa desain acara akan mencakup edukasi publik, pertunjukan budaya, pameran produk unggulan, serta ruang interaksi antar pelaku pertanian dan ekonomi kreatif.
Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Bapak Charles Malelak, yang juga dikenal sebagai Pegiat Eko Enzim NTT. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa pendekatan pertanian berbasis ramah lingkungan melalui teknologi eko-enzim harus terus dikembangkan sebagai bentuk tanggung jawab terhadap keberlanjutan.
“Pangan lokal bukan sekadar soal konsumsi, tapi mencerminkan cara hidup yang harmonis dengan alam. Inovasi eko-enzim adalah bagian dari upaya menjaga ekosistem pertanian,” ujar Charles
Pertemuan ini menghasilkan sejumlah langkah strategis awal, termasuk kurasi peserta, penguatan konten budaya, serta skema promosi lintas platform. Event Pangan Lokal dan Budaya 2025 diharapkan menjadi momentum kebangkitan pangan lokal dan semangat kolaborasi masyarakat NTT dalam melestarikan warisan budaya dan sumber daya pertanian daerah.(Roman)
7 days ago
2.88K
141