LIDAHRAKYAT.COM — KEFAMENANU,— Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program Rumah Layak Huni Terima Kunci Plus Sanitasi (RLH-TULUS) Tahun Anggaran 2025. Program tersebut kembali diwujudkan dengan penyerahan satu unit rumah layak huni kepada warga kurang mampu di Desa Nian, Kecamatan Miomafo Tengah, Sabtu (23/5/2026).
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Bupati TTU, Yosep Falentinus Dellasale Kebo, kepada Timotius Palbeno, seorang penyandang tuna netra yang selama ini hidup bersama keluarganya dalam kondisi rumah yang memprihatinkan. Kehadiran bantuan tersebut menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat rentan dan kurang mampu.
Dalam sambutannya, Bupati Yosep Falentinus Dellasale Kebo menegaskan bahwa rumah layak huni bukan sekadar bangunan fisik, tetapi simbol hadirnya negara dalam memulihkan harapan dan martabat masyarakat. Menurutnya, rumah merupakan kebutuhan dasar yang memiliki peran penting dalam menciptakan kehidupan keluarga yang sehat, aman, dan sejahtera.
“Melalui program RLH-TULUS, pemerintah daerah ingin memastikan masyarakat memiliki tempat tinggal yang layak dan manusiawi. Rumah yang baik akan menjadi fondasi bagi tumbuhnya keluarga yang kuat dan masa depan yang lebih baik,” ujar Bupati TTU.
Ia juga menekankan bahwa bantuan rumah tersebut merupakan wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus, termasuk penyandang disabilitas. Pemerintah berharap bantuan itu mampu meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi keluarga.
Selain menyerahkan kunci rumah, Bupati TTU turut mengingatkan agar rumah bantuan tersebut dijaga dan dirawat dengan baik. Ia menegaskan bahwa rumah yang telah diberikan pemerintah tidak diperbolehkan untuk dijual maupun disewakan kepada pihak lain karena diperuntukkan khusus bagi penerima manfaat.
Pemerintah daerah juga meminta agar identitas program seperti plakat dan warna rumah tetap dipertahankan sebagai bentuk penghargaan terhadap program bantuan sosial pemerintah. Langkah tersebut dinilai penting sebagai simbol komitmen bersama dalam membangun kesejahteraan masyarakat TTU secara berkelanjutan.
Di sisi lain, Timotius Palbeno mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia mengungkapkan bahwa selama bertahun-tahun dirinya bersama keluarga tinggal di rumah sempit dengan kondisi atap bocor dan lantai tanah, sehingga sangat menyulitkan terutama saat musim hujan.
“Kalau hujan datang, air masuk dari berbagai sisi rumah. Anak-anak dan istri sering kesulitan tidur. Sekarang kami sangat bersyukur karena sudah memiliki rumah yang layak dan nyaman untuk ditempati,” ungkap Timotius dengan haru.
Program RLH-TULUS yang dijalankan Pemerintah Kabupaten TTU diharapkan terus menjadi solusi nyata bagi masyarakat kurang mampu di berbagai wilayah. Penyerahan rumah kepada penyandang tuna netra di Desa Nian menjadi bukti bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga menyentuh nilai kemanusiaan dan keadilan sosial bagi seluruh warga.
3.26K
141