Jumat, 11 Sep 2026
LidahRakyat | Aspirasi, Berani dan Aksi
Bupati Falent Letakkan Batu Pertama, Pasar Modern Kefamenanu Mulai Dibangun
Pemkab TTU mulai merealisasikan pembangunan pasar modern di Kefamenanu.
Penulis: Oktovianus Arkyan Masan, S.Fil
Peristiwa - 11 Sep 2026 - Views: 141
image empty
dok.lidahrakyat.com/Koka Masan
Keterangan Foto: Bupati TTU Yosep Falentinus Delasalle Kebo saat meletakkan batu pertama pembangunan Pasar Modern Kefamenanu di Kelurahan Benpasi, Jumat (11/9/2026). (Doc : Ist)

LIDAHRAKYAT.COM — KEFAMENANU,— Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), resmi memulai pembangunan pasar modern di Kota Kefamenanu. Tahap awal pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, S.I.P., M.A., di lokasi proyek, Kelurahan Benpasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, Jumat (11/9/2026).

Peletakan batu pertama tersebut menjadi penanda dimulainya pembangunan fisik pasar modern yang diproyeksikan menjadi salah satu fasilitas perdagangan baru bagi masyarakat Kota Kefamenanu dan sekitarnya. Proyek tersebut dibiayai dengan pagu anggaran lebih dari Rp18 miliar.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten TTU, Quido Kolo, S.T., M.Eng., mengatakan pekerjaan konstruksi secara resmi dimulai setelah seluruh tahapan awal di lokasi proyek dilakukan.

“Dengan peletakan batu pertama oleh Bupati TTU, maka pembangunan fisik pasar modern ini secara resmi dimulai,” ujar Quido.

Menurut Quido, sebelum pekerjaan konstruksi dimulai, pemerintah daerah terlebih dahulu melakukan pemusnahan aset yang berada di lokasi pembangunan. Sebanyak 17 bangunan yang sebelumnya berdiri di area tersebut telah dibongkar untuk mendukung kesiapan lahan pembangunan.

Ia menjelaskan, pekerjaan pembangunan pasar modern tersebut memiliki waktu pelaksanaan selama 135 hari kalender. Dengan demikian, proyek ditargetkan dapat diselesaikan dalam rentang waktu September hingga Desember 2026.

Quido mengakui waktu pelaksanaan proyek tergolong singkat. Namun, ia memastikan pihak kontraktor telah menyiapkan strategi dan langkah teknis agar seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai batas waktu yang telah ditetapkan dalam kontrak.

“Deadline waktu untuk penyelesaian pekerjaan ini memang sangat singkat. Namun, pihak kontraktor pelaksana telah menyusun strategi untuk menyelesaikan pekerjaan tepat waktu,” katanya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan PT Duta Abadi, Adrianus Bijae, mengatakan pihaknya akan menambah jumlah tenaga kerja untuk mempercepat pengerjaan proyek. Strategi tersebut dilakukan agar pekerjaan dapat berjalan secara maksimal dengan waktu pelaksanaan yang terbatas.

“Dengan waktu yang singkat ini, kami akan memperbanyak tenaga kerja. Pekerjaan juga akan dilakukan siang dan malam sehingga pembangunan dapat segera diselesaikan,” kata Adrianus.

Meski demikian, Adrianus menyebut terdapat sejumlah kendala teknis di lapangan. Salah satunya kondisi lahan yang belum sepenuhnya siap sehingga pada beberapa titik masih membutuhkan pekerjaan cutting. Kondisi tersebut dinilai turut memengaruhi kecepatan pekerjaan awal di lokasi proyek.

Selain persoalan lahan, kontraktor juga menghadapi kendala terkait detail gambar perencanaan struktur bangunan serta keterbatasan area untuk menampung material konstruksi. Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, material seperti pasir, batu dan kerikil sementara ditempatkan di Noemuti sebelum digunakan di lokasi pembangunan.

Adrianus menambahkan, sejumlah material lainnya, termasuk besi dan baja, telah disiapkan dan sedang dalam proses pengiriman dari Kupang menuju Kefamenanu. Pihaknya berharap dukungan tenaga kerja, kesiapan material dan strategi pengerjaan yang telah disusun dapat memastikan pembangunan pasar modern tersebut selesai sesuai target waktu yang ditentukan. (*)

 

Editor: Oktovianus Arkyan Masan, S.Fil