Senin, 25 May 2026
LidahRakyat | Aspirasi, Berani dan Aksi
Aktivis Muda NTT Antonius Uspupu Tutup Usia, Dunia Pergerakan Berduka
Kabar Duka Aktivis
Penulis: Oktovianus Arkyan Masan, S.Fil
Peristiwa - 25 May 2026 - Views: 130
image empty
Keterangan Foto : Almarhum Antonius Uspupu, S.T., (Dok : Istimewa)

LIDAHRAKYAT.COM—TIMOR TENGAH UTARA,— Duka mendalam menyelimuti kalangan aktivis dan organisasi kepemudaan di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Mantan Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Timor Tengah Utara Kupang sekaligus pengurus Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia, Antonius Uspupu S.T., meninggal dunia pada Jumat, 22 Mei 2026, sekitar pukul 20.00 WITA. Almarhum wafat dalam usia 29 tahun setelah menjalani perjuangan panjang melawan penyakit yang dideritanya sejak April lalu.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, Antonius mulai jatuh sakit pada 9 April 2026. Kondisinya sempat membuat dirinya menjalani perawatan intensif selama satu minggu di RS Kartini Kupang. Setelah itu, pihak keluarga membawa almarhum kembali ke Tainsala untuk menjalani pengobatan tradisional sebagai bagian dari upaya pemulihan kesehatan.

Namun, kondisi kesehatannya belum menunjukkan perkembangan signifikan. Antonius kemudian kembali dirawat selama sepekan di RSUD Kefamenanu sebelum akhirnya dirujuk ke RS Ben Mboi untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan. Pada Kamis sore, 21 Mei 2026, almarhum kembali dibawa pulang ke Tainsala hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia sehari kemudian.

Kepergian Antonius Uspupu meninggalkan luka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan rekan seperjuangan. Sosoknya dikenal luas sebagai aktivis muda yang vokal, progresif, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap persoalan sosial kemasyarakatan di NTT, terutama isu kemanusiaan dan perlindungan masyarakat kecil.

Antonius Uspupu lahir di Fatupapan pada 2 Februari 1997. Ia merupakan anak sulung dari pasangan Alexander Nahak dan Maria Taneseb. Dalam kehidupan keluarganya, Antonius dikenal sebagai pribadi sederhana dan bertanggung jawab. Ia meninggalkan dua saudara kandung, yakni Flavianus Marselus Mau dan Maria Renya Rosari Uspupu.

Riwayat pendidikan Antonius dimulai dari SDN Mausak dan lulus pada 2009. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di SMP Satap Negeri Mausak hingga tamat pada 2012. Pendidikan menengah atas diselesaikannya di SMA Negeri 2 Kefamenanu pada tahun 2015.

Semangatnya dalam dunia pendidikan membawa Antonius melanjutkan studi di Universitas Nusa Cendana, tepatnya pada Fakultas Teknik. Dari kampus tersebut, ia berhasil meraih gelar Sarjana Teknik pada tahun 2022. Semasa kuliah, Antonius dikenal aktif dalam berbagai kegiatan organisasi mahasiswa dan kepemimpinan kampus.

Karier organisasinya terbilang panjang dan penuh dedikasi. Antonius pernah menjabat sebagai Sekretaris BEM Fakultas Teknik Undana, Sekretaris KMK Teknik Undana, Ketua Umum IMATTU Kupang, hingga Wakil Sekretaris Ikatan Paguyuban TTU Kupang. Ia juga dipercaya menjadi Wakil Gerakan Kemasyarakatan PMKRI Cabang Kupang.

Dedikasi dan kemampuan kepemimpinannya kemudian mengantarkannya ke tingkat nasional. Sebelum wafat, Antonius mengemban amanah sebagai Pengurus Pusat PMKRI dengan jabatan Komisaris Daerah Komda PMKRI Regio Timor. Dalam peran tersebut, ia aktif membangun gerakan sosial dan memperjuangkan berbagai isu kerakyatan di wilayah Timor dan NTT.

Di mata banyak kalangan, Antonius merupakan figur muda yang konsisten memperjuangkan nilai kemanusiaan. Ia dikenal berada di garis depan dalam menyuarakan penolakan terhadap Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang marak terjadi di NTT. Kepergiannya bukan hanya kehilangan bagi keluarga, tetapi juga menjadi kehilangan besar bagi dunia aktivisme dan gerakan kepemudaan di daerah ini.

Selamat jalan Sahabat diskusi Antonius Uspupu terima kasih dan mohon maaf untuk semuanya, semoga tenangkan bersamamu dan damaikan memelukmu dalam keabadian surgawi... Amin!