Senin, 09 Feb 2026
LidahRakyat | Aspirasi, Berani dan Aksi
YNTM Bersama Plt Dinas Pertanian TTU dan Komunitas Eko Enzim Gelar Pelatihan Pupuk Ramah Lingkungan di Yonif 877 Binmaffo
Pertanian Ramah Lingkungan
Penulis: Romano Nopala
Peristiwa - 31 Jan 2026 - Views: 184
image empty
Romano Nopala
Proses Pembuatan Pupuk NPK Cair di Batalyon 877 Biimmafo

LIDAHRAKYAT.COM- Yayasan Nusa Timur Mandiri (YNTM) bekerja sama dengan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Komunitas Eko Enzim, menggelar pelatihan pembuatan Eko Enzim NPK cair dan pupuk bokashi di Batalyon Infanteri (Yonif) 877 Binmaffo, Dayonif 877 Binmaffo, pada Sabtu (31/01/2026).

Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten TTU, Charles Malelak, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam mendorong pertanian ramah lingkungan dan mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin mendorong masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan untuk mulai memanfaatkan bahan organik di sekitar kita menjadi pupuk yang berkualitas. Ini bukan hanya soal pertanian, tetapi juga soal menjaga kesuburan tanah dan keberlanjutan lingkungan,” ujar Charles Malelak.

Sementara itu, Komandan Yonif 877 Binmaffo, Letkol Inf M. Sandy Helly Wijaya, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terbangun antara YNTM, Dinas Pertanian, dan komunitas. Ia menilai kegiatan ini sangat relevan dengan program ketahanan pangan yang sedang digalakkan.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena sejalan dengan upaya satuan dalam memperkuat ketahanan pangan dan kepedulian terhadap lingkungan. Kami berharap ilmu yang diperoleh hari ini dapat diterapkan secara nyata, baik di lingkungan satuan maupun di tengah masyarakat,” ungkap Letkol Sandy.

Perwakilan Yayasan Nusa Timur Mandiri menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen YNTM dalam memberdayakan masyarakat melalui edukasi pertanian berkelanjutan. Pelatihan ini juga memberikan praktik langsung pembuatan Eko Enzim NPK cair dan pupuk bokashi agar peserta mampu memproduksinya secara mandiri.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, TNI, lembaga sosial, dan komunitas dalam mendorong penggunaan pupuk organik serta mewujudkan pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan di Kabupaten TTU.