LIDAHRAKYAT.COM—OENOPU,— Suasana khidmat sekaligus penuh kehangatan mewarnai perayaan Misa Minggu Kerahiman Ilahi di Gereja St. Antonius Maria Claret, Desa Oenopu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Minggu (12/4/2026). Perayaan ini dihadiri umat dari berbagai kalangan yang memadati gereja sejak pagi hari.
Wakil Bupati TTU, Kamillus Elu, turut hadir dalam perayaan tersebut. Kehadirannya bukan semata sebagai pejabat pemerintah, tetapi sebagai bagian dari umat yang mengikuti seluruh rangkaian Ekaristi dengan penuh penghayatan.
Misa berlangsung tertib dan sakral, dipimpin oleh Pastor Paroki, Petrus Taneo. Umat terlihat larut dalam doa dan pujian, mencerminkan semangat iman yang hidup di tengah masyarakat setempat.
Usai perayaan misa, suasana berubah menjadi lebih akrab. Sejumlah anak-anak yang mengenakan pakaian adat tampak antusias mendekati Wakil Bupati, menyambutnya dengan senyum dan rasa ingin tahu.
Kamillus Elu pun merespons dengan hangat. Ia menyapa, bercengkerama, bahkan meluangkan waktu untuk berinteraksi langsung dengan anak-anak dan umat yang hadir, menciptakan momen kebersamaan yang sederhana namun bermakna.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten TTU juga menyerahkan bantuan sosial kepada Paroki St. Antonius Maria Claret untuk mendukung pembangunan kantor paroki. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada Biara Ibu Clara Oenopu untuk pembangunan pagar biara.
Bantuan tersebut diterima oleh pengurus gereja dan disaksikan langsung oleh Pastor Paroki bersama umat. Bagi masyarakat, dukungan ini menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kehidupan keagamaan dan sosial di daerah.
Dalam sambutannya, Kamillus Elu menegaskan pentingnya peran serta masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah. Ia mengingatkan bahwa kesadaran membayar pajak merupakan salah satu kontribusi nyata warga negara.
“Kalau kita ingin daerah ini maju, maka kita semua harus berperan. Salah satunya melalui kepatuhan membayar pajak,” ujar Kamillus Elu.
Ia juga menambahkan bahwa peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) akan memperkuat kemandirian daerah dalam membiayai pembangunan. Di akhir kegiatan, ia mengimbau agar bantuan yang telah diberikan dapat dikelola secara transparan dan bertanggung jawab demi keberlanjutan pembangunan di tingkat lokal.
3.20K
141