Jumat, 07 Aug 2026
LidahRakyat | Aspirasi, Berani dan Aksi
Mahasiswa KKN Tematik UNP Wujudkan Pengabdian Nyata Melalui Empat Program Unggulan di Kelurahan Ganting
Inspirasi Pembangunan Indonesia
Penulis: Faaiz
Peristiwa - 06 Aug 2026 - Views: 30
image empty
Dok. Istimewa
Foto Bersama: Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Negeri Padang (UNP) saat pengabdian di Kelurahan Ganting, Kecamatan Padang Panjang Timur, Kota Padang Panjang

LIDAHRAKYAT.COM-Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Negeri Padang (UNP) yang melaksanakan pengabdian di Kelurahan Ganting, Kecamatan Padang Panjang Timur, Kota Padang Panjang, berhasil menuntaskan empat program kerja unggulan yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat, pendidikan karakter, pelestarian lingkungan, dan peningkatan keselamatan. Seluruh program dirancang berdasarkan hasil observasi terhadap kebutuhan masyarakat dan dilaksanakan melalui kolaborasi dengan pemerintah kelurahan, sekolah, kelompok tani, serta masyarakat setempat.

Program pertama yang dilaksanakan adalah pembuatan pupuk organik cair (POC) dari limbah sayuran. Keunikan program ini terletak pada penggunaan bioaktivator (EM4) yang dibuat secara mandiri dari limbah sayuran melalui proses fermentasi selama dua minggu. Dari proses tersebut, mahasiswa KKN berhasil menghasilkan 21 liter POC yang dikemas ke dalam sekitar 35 botol bekas air mineral yang diperoleh dari Bank Sampah RT 06 sebagai bentuk pemanfaatan kembali sampah plastik. Pupuk organik cair tersebut kemudian diserahkan kepada empat Kelompok Wanita Tani (KWT), yakni KWT Kemuning, KWT Tulip, KWT Jaya Bersama, dan KWT Andin. Sebagian hasil produksi juga dibagikan kepada masyarakat yang memiliki kebun agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Balai Penyuluhan Pertanian, Ibu Vera, mengapresiasi inovasi mahasiswa KKN dalam mengolah limbah sayuran menjadi pupuk organik cair.

"Program yang telah diberikan oleh adik-adik KKN ini sangat bermanfaat bagi kelompok wanita tani. Selama ini penggunaan pupuk kimia secara terus-menerus cukup sensitif terhadap kondisi tanah. Oleh karena itu, pupuk organik cair yang dibuat dari limbah sayuran ini dapat menjadi salah satu alternatif untuk membantu menjaga kesuburan tanah sekaligus mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia," ujarnya.

Pada bidang pendidikan, mahasiswa KKN menyelenggarakan sosialisasi pencegahan bullying di SD Negeri 07 Padang Panjang Timur pada 20 Juli 2026 dan SD Negeri 10 Padang Panjang Timur pada 22 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 100 siswa kelas I hingga V di SD Negeri 07 serta 72 siswa kelas IV hingga VI di SD Negeri 10.

Sosialisasi dikemas secara interaktif melalui penyampaian materi, permainan edukatif, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Mahasiswa KKN juga menghadirkan media "Pohon Ungkapan" sebagai ruang bagi siswa untuk menuliskan pengalaman dan perasaan mereka terkait perundungan. Kegiatan tersebut mendorong siswa lebih berani menyampaikan cerita sekaligus meningkatkan pemahaman mereka mengenai pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan saling menghargai.

Apresiasi Datang Dari Pihak Sekolah

"Kami mengucapkan terima kasih kepada adik-adik KKN Tematik UNP atas sosialisasi anti-bullying yang telah dilaksanakan di sekolah kami. Materi disampaikan dengan menarik dan mudah dipahami oleh siswa. Melalui kegiatan seperti Pohon Ungkapan, anak-anak menjadi lebih berani mengungkapkan perasaan dan pengalaman mereka. Kami berharap nilai-nilai saling menghargai dan menghormati sesama dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari," ujar Kepala Sekolah.

Program berikutnya adalah demonstrasi pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah yang dilaksanakan pada 25 Juli 2026 di MAN 1 Padang Panjang dengan sasaran siswa kelas X Olimpiade. Melalui kegiatan ini, peserta diperkenalkan pada cara mengolah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomis. Program ini diharapkan dapat menumbuhkan kreativitas, kepedulian terhadap lingkungan, serta jiwa kewirausahaan di kalangan generasi muda.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat, mahasiswa KKN bersama pihak Kelurahan Ganting dan masyarakat juga melaksanakan pemasangan 12 reflektor jalan pada 29 Juli 2026 di RT 01 dan RT 06. Reflektor dipasang pada titik-titik jalan yang minim penerangan dan memiliki tingkat risiko kecelakaan yang cukup tinggi sehingga diharapkan dapat meningkatkan keselamatan pengguna jalan, terutama pada malam hari.

Sekretaris Lurah Ganting, Oyon Slamet, menyampaikan apresiasi atas berbagai program yang telah dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Tematik Universitas Negeri Padang.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada adik-adik KKN Tematik UNP atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan kepada masyarakat Kelurahan Ganting. Program-program yang dilaksanakan sangat bermanfaat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kami dari pihak Kelurahan Ganting juga sangat terbuka untuk menerima adik-adik KKN pada periode berikutnya dan berharap kerja sama yang baik ini dapat terus terjalin," ujarnya.

Ketua Kelompok KKN Tematik Universitas Negeri Padang, Muhammad Yudha Al Rasyid, mengatakan bahwa seluruh program kerja dirancang berdasarkan kebutuhan masyarakat yang diperoleh melalui proses observasi dan koordinasi bersama pemerintah kelurahan.

"Kami berharap seluruh program yang telah dilaksanakan tidak berhenti setelah masa KKN berakhir. Besar harapan kami agar masyarakat dapat terus mengembangkan inovasi yang telah diperkenalkan sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan, baik di bidang lingkungan, pendidikan, maupun keselamatan masyarakat," ungkapnya.

Rangkaian empat program unggulan tersebut menjadi bagian dari pengabdian mahasiswa KKN Tematik Universitas Negeri Padang di Kelurahan Ganting yang secara resmi ditutup pada 3 Agustus 2026. Melalui kolaborasi dengan pemerintah kelurahan, sekolah, kelompok tani, dan masyarakat, mahasiswa berharap seluruh program yang telah dilaksanakan dapat terus memberikan manfaat serta menjadi inspirasi dalam mewujudkan masyarakat yang lebih peduli terhadap pendidikan, kelestarian lingkungan, dan keselamatan bersama.