LIDAHRAKYAT.COM—MENTENG,— Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) kembali menunjukkan keberpihakannya kepada masyarakat melalui langkah nyata di sektor perumahan. Di tengah berbagai keterbatasan, harapan akan hunian layak kini mulai menemukan jalannya, membawa secercah terang bagi warga yang selama ini menanti perubahan.
Harapan itu tidak hadir begitu saja. Ia lahir dari perjuangan yang dibawa hingga ke pusat, dalam pertemuan strategis bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Kabinet Merah Putih periode 2024–2029, Maruarar Sirait, di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (2/4/2026).
Pertemuan tersebut menjadi ruang penting untuk menyuarakan kebutuhan riil masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya di sektor perumahan yang masih menjadi pekerjaan besar di berbagai daerah. Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, turut hadir dalam pertemuan itu dan memberikan dukungan penuh terhadap upaya pemerintah kabupaten dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat di daerah. Kehadirannya memperkuat posisi tawar daerah di hadapan pemerintah pusat. Sementara itu, Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, tampil membawa suara masyarakatnya dengan penuh kesungguhan. Ia tidak hanya menyampaikan data, tetapi juga menggambarkan realitas kehidupan warga yang masih membutuhkan perhatian serius dalam hal hunian layak.
Setiap paparan yang disampaikan menjadi cerminan kondisi nyata di lapangan—tentang keluarga yang tinggal di rumah tidak layak, tentang keterbatasan yang dihadapi masyarakat kecil, dan tentang harapan yang selama ini menunggu untuk diwujudkan. Dari pertemuan tersebut, Kabupaten TTU akhirnya memperoleh alokasi pembangunan rumah layak huni sebanyak 200 hingga 300 unit pada tahun 2026 dari Kementerian PKP. Capaian ini menjadi langkah konkret yang membawa harapan baru bagi masyarakat. Lebih dari sekadar angka, bantuan tersebut adalah simbol hadirnya negara di tengah rakyat. Ini adalah tentang kehidupan yang lebih layak, tentang kesehatan keluarga yang lebih terjaga, dan tentang masa depan yang lebih pasti bagi generasi mendatang.
Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten menjadi fondasi utama keberhasilan ini. Kolaborasi yang terjalin menunjukkan bahwa pembangunan yang berpihak kepada rakyat hanya dapat terwujud melalui kerja bersama.
Pemerintah Kabupaten TTU pun menegaskan komitmennya untuk mengawal program ini hingga terealisasi dengan baik, memastikan setiap bantuan benar-benar tepat sasaran dan dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
Upaya yang dilakukan Bupati Yosep Falentinus Delasalle Kebo layak mendapat apresiasi sebagai bentuk kepemimpinan yang berpihak pada rakyat kecil. Dengan ketulusan dan komitmen yang kuat, ia terus memperjuangkan kebutuhan masyarakat hingga ke tingkat pusat, memastikan bahwa harapan warga TTU tidak pernah padam. Ke depan, capaian ini diharapkan menjadi awal dari perubahan yang lebih besar. Bersama dukungan Gubernur NTT dan sinergi lintas pemerintahan, TTU melangkah pasti menuju masa depan yang lebih sejahtera, di mana setiap warga memiliki tempat tinggal yang layak dan kehidupan yang lebih bermartabat.
3.20K
141