LIDAHRAKYAT.COM — TIMOR TENGAH UTARA,— Suatu momentum penuh sukacita bagi umat Katolik di Bnokok Seo, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Di tengah semangat kebersamaan umat, Kapela Santo Silvester Bnokok Seo, Paroki Santo Mikhael Oelami, Dekenat Kefamenanu, Keuskupan Atambua, resmi ditahbiskan dan diresmikan sebagai rumah ibadah sekaligus pusat kehidupan iman umat. Sabtu, (18/7/2026).
Pentahbisan dan peresmian kapela tersebut dihadiri langsung oleh Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, S.IP., MA. Turut hadir Uskup Atambua, Camat Bikomi Selatan, para imam, biarawan dan biarawati, serta umat Katolik yang menjadi bagian penting dari perjalanan pembangunan kapela tersebut.
Kehadiran Uskup Atambua dalam prosesi pentahbisan menjadi momentum istimewa bagi umat. Kehadiran pemimpin Gereja tersebut tidak hanya memberi makna liturgis bagi peresmian kapela, tetapi juga menjadi kekuatan spiritual yang meneguhkan iman dan semangat pelayanan umat di wilayah tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati TTU, Falent Kebo menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh umat atas rampungnya pembangunan Kapela Santo Silvester Bnokok Seo. Ia juga menyampaikan penghormatan dan terima kasih kepada Uskup Atambua yang memimpin langsung prosesi pentahbisan kapela.
Bupati menegaskan, berdirinya kapela tersebut tidak lahir dari kerja satu atau dua orang. Kapela itu merupakan buah dari persatuan, gotong royong, pengorbanan, dan iman umat yang terus dirawat selama proses pembangunan berlangsung.
Karena itu, Bupati TTU memberikan apresiasi kepada Pastor Paroki, panitia pembangunan, para donatur, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta seluruh umat yang telah memberikan kontribusi. Menurutnya, setiap bantuan, tenaga, pikiran, dan pengorbanan yang diberikan telah menjadi bagian penting dari terwujudnya rumah ibadah tersebut.
Bagi Bupati Falent, pembangunan sebuah kapela tidak semata-mata berbicara tentang berdirinya sebuah bangunan fisik. Lebih dari itu, kapela harus menjadi ruang yang menghadirkan kehidupan, membentuk iman, memperkuat persaudaraan, dan menumbuhkan semangat pelayanan di tengah masyarakat.
Ia berharap Kapela Santo Silvester Bnokok Seo tidak hanya menjadi tempat umat beribadah. Kapela tersebut diharapkan berkembang menjadi pusat pembinaan iman, penguatan keluarga, serta tempat pembentukan karakter generasi muda.
Dalam konteks pembangunan daerah, Bupati Falent menegaskan bahwa kemajuan tidak cukup hanya diukur dari pembangunan jalan, gedung, dan berbagai infrastruktur fisik. Pembangunan manusia, kata dia, harus berjalan seiring dengan penguatan iman, moral, dan karakter masyarakat.
Karena itu, sinergi antara pemerintah, Gereja, lembaga keagamaan, dan masyarakat dinilai menjadi kekuatan penting dalam membangun daerah. Pemerintah dan Gereja, menurut Bupati, memiliki peran yang saling melengkapi dalam membentuk masyarakat yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.
Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh umat untuk menjaga dan merawat Kapela Santo Silvester sebagai rumah Tuhan sekaligus pusat persaudaraan. Ia berharap kapela tersebut terus menjadi ruang yang mempertemukan umat dalam kasih, pelayanan, dan semangat kebersamaan.
“Semoga Kapela Santo Silvester Bnokok Seo senantiasa menjadi tanda kehadiran Allah yang membawa damai, kasih, dan harapan bagi seluruh umat serta masyarakat,” demikian pesan Bupati Falent dalam momentum penuh sukacita tersebut. (*)
Editor : Oktovianus Arkyan Masan, S.Fil