LIDAHRAKYAT.COM—KEFAMENANU,– Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentinus Delasalle Kebo, menerima kunjungan Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di ruang kerjanya, Senin pagi (20/4/2026), usai menggelar agenda coffee morning bersama pimpinan perangkat daerah.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan konstruktif, mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pengawasan internal pemerintah.
Kunjungan ini menjadi bagian penting dari upaya mendorong tata kelola keuangan daerah yang lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil pembangunan yang nyata bagi masyarakat.
Bupati Yosep Falentinus Delasalle Kebo dalam kesempatan itu menegaskan pentingnya kolaborasi yang erat antara Pemerintah Kabupaten TTU dan BPKP sebagai mitra strategis dalam pengawasan pembangunan.
“Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai bentuk perhatian dan dukungan nyata dari BPKP terhadap penguatan sistem pengelolaan keuangan daerah di TTU,” ujar Bupati.
Ia menekankan bahwa pengawasan yang efektif tidak hanya berfungsi sebagai kontrol, tetapi juga sebagai pendampingan dalam meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan program.
“BPKP bukan semata-mata melakukan audit, tetapi juga memberikan asistensi agar setiap program berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” tambahnya.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati juga menyampaikan komitmennya untuk terus mendorong perangkat daerah agar bekerja secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah anggaran yang dikelola benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat, bukan sekadar memenuhi target administratif,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi NTT menyampaikan bahwa pihaknya siap memperkuat fungsi pengawasan melalui pendekatan pembinaan dan pencegahan.
“Kami hadir bukan hanya untuk menemukan kesalahan, tetapi lebih kepada memastikan sistem berjalan dengan baik dan risiko dapat diminimalkan sejak awal,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara BPKP dan pemerintah daerah sangat krusial dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik penyimpangan.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Inspektur Daerah TTU, yang berperan sebagai penghubung dalam pelaksanaan pengawasan internal di lingkup pemerintah daerah.
Dengan adanya koordinasi yang intensif ini, diharapkan pengelolaan keuangan daerah di Kabupaten TTU semakin solid, transparan, dan mampu mendorong percepatan pembangunan yang berkelanjutan.
3.21K
141